JARINGAN KOMPUTER
About Course
A. PENDAHULUAN
Di era digital saat ini, hampir seluruh aktivitas manusia bergantung pada jaringan komputer. Mulai dari mengakses internet, mengirim email, menggunakan media sosial, hingga melakukan transaksi perbankan online, semuanya memanfaatkan teknologi jaringan komputer.
Jaringan komputer menjadi fondasi utama dalam pertukaran informasi yang cepat, efisien, dan aman. Oleh karena itu, pemahaman mengenai konsep dasar jaringan komputer sangat penting bagi mahasiswa di bidang Teknologi Informasi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, maupun bidang terkait lainnya.
BAB 1
BAB 2
1. PENGERTIAN PERANGKAT JARINGAN
Perangkat jaringan (network devices) adalah perangkat keras yang digunakan untuk membangun, menghubungkan, mengelola, dan mengendalikan komunikasi data dalam suatu jaringan komputer.
Tanpa perangkat jaringan, proses pertukaran data antar komputer tidak dapat berlangsung dengan baik.
Contoh:
-
Komputer A mengirim data ke Komputer B.
-
Data harus melewati kabel jaringan.
-
Data diteruskan oleh switch.
-
Jika menuju jaringan lain, data diteruskan oleh router.
-
Jika melalui Wi-Fi, data diteruskan oleh access point.
2. KLASIFIKASI PERANGKAT JARINGAN
Perangkat jaringan dapat dikelompokkan menjadi:
A. Perangkat End Device
Perangkat yang digunakan langsung oleh pengguna.
Contoh:
-
PC
-
Laptop
-
Smartphone
-
Printer jaringan
-
Server
B. Perangkat Intermediary Device
Perangkat yang menghubungkan perangkat lain.
Contoh:
-
Hub
-
Switch
-
Router
-
Bridge
-
Repeater
-
Gateway
-
Access Point
-
Modem
3. NETWORK INTERFACE CARD (NIC)
Pengertian
NIC (Network Interface Card) adalah perangkat yang memungkinkan komputer terhubung ke jaringan.
NIC sering disebut:
-
LAN Card
-
Ethernet Card
-
Adapter Jaringan
Fungsi NIC
1. Menghubungkan Komputer ke Jaringan
NIC menjadi antarmuka antara komputer dan media transmisi.
2. Mengubah Data Menjadi Sinyal
NIC mengubah:
Data Digital → Sinyal Jaringan
dan sebaliknya.
3. Menyediakan Alamat MAC
Setiap NIC memiliki alamat unik yang disebut MAC Address.
Contoh:
00:1A:2B:3C:4D:5E
MAC Address terdiri dari:
-
48 bit
-
12 digit heksadesimal
Jenis NIC
NIC Kabel
Menggunakan konektor RJ45.
Contoh:
Gigabit Ethernet Card.
NIC Wireless
Menggunakan Wi-Fi.
Contoh:
Wireless Adapter.
4. HUB
Pengertian
Hub adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dalam satu jaringan.
Hub bekerja pada:
Layer 1 (Physical Layer)
Model OSI.
Cara Kerja Hub
Jika komputer A mengirim data:
A → Hub → Semua Komputer
Hub tidak mengetahui tujuan data.
Semua port menerima salinan data.
Karakteristik Hub
-
Tidak memiliki tabel MAC Address.
-
Broadcast ke semua perangkat.
-
Tidak cerdas.
Kelebihan
-
Murah
-
Mudah digunakan
Kekurangan
-
Trafik tinggi
-
Banyak collision
-
Keamanan rendah
5. SWITCH
Pengertian
Switch adalah perangkat jaringan yang menghubungkan banyak perangkat dalam LAN dan dapat mengirim data langsung ke tujuan.
Switch bekerja pada:
Layer 2 (Data Link Layer)
Cara Kerja Switch
Switch menyimpan:
MAC Address Table
Contoh:
| MAC Address | Port |
|---|---|
| AA-AA | 1 |
| BB-BB | 2 |
| CC-CC | 3 |
Jika data menuju BB-BB:
Switch hanya mengirim ke Port 2.
Jenis Switch
1. Unmanaged Switch
-
Plug and Play
-
Tidak dapat dikonfigurasi
2. Managed Switch
Dapat dikonfigurasi:
-
VLAN
-
QoS
-
Monitoring
-
Security
3. Layer 3 Switch
Memiliki fungsi routing sederhana.
Kelebihan Switch
-
Cepat
-
Efisien
-
Collision rendah
-
Aman
Kekurangan
-
Harga lebih mahal dibanding hub
PERBEDAAN HUB DAN SWITCH
| Aspek | Hub | Switch |
|---|---|---|
| Layer OSI | Layer 1 | Layer 2 |
| MAC Address | Tidak ada | Ada |
| Broadcast | Semua port | Port tujuan |
| Collision | Tinggi | Rendah |
| Keamanan | Rendah | Lebih baik |
6. BRIDGE
Pengertian
Bridge adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua segmen jaringan yang berbeda.
Bridge bekerja pada:
Layer 2 (Data Link)
Fungsi Bridge
-
Memecah jaringan besar.
-
Mengurangi collision.
-
Menyaring trafik.
Cara Kerja
Bridge membaca:
MAC Address
kemudian menentukan apakah data perlu diteruskan atau tidak.
7. REPEATER
Pengertian
Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk memperkuat sinyal jaringan.
Bekerja pada:
Layer 1 (Physical Layer)
Fungsi
Ketika sinyal melemah:
Sinyal Lemah
↓
Repeater
↓
Sinyal Kuat
Contoh Penggunaan
-
Wi-Fi Extender
-
Penguat sinyal fiber optic
Kelebihan
-
Memperluas jangkauan jaringan
Kekurangan
-
Tidak mengatur lalu lintas data
8. ACCESS POINT (AP)
Pengertian
Access Point adalah perangkat yang menyediakan akses jaringan nirkabel (Wi-Fi).
Fungsi
-
Menghubungkan perangkat wireless ke LAN.
-
Menyediakan jaringan Wi-Fi.
Cara Kerja
Internet
↓
Router
↓
Switch
↓
Access Point
↓
Laptop / Smartphone
Jenis Access Point
Standalone AP
Bekerja sendiri.
Controller-Based AP
Dikendalikan secara terpusat.
Biasanya digunakan pada:
-
Kampus
-
Hotel
-
Bandara
9. ROUTER
Pengertian
Router adalah perangkat yang menghubungkan dua atau lebih jaringan berbeda.
Bekerja pada:
Layer 3 (Network Layer)
Fungsi Router
1. Routing
Menentukan jalur terbaik pengiriman paket.
2. Menghubungkan LAN ke Internet
3. NAT (Network Address Translation)
Mengubah IP Private menjadi IP Public.
4. DHCP
Membagikan IP otomatis.
Cara Kerja Router
Misalnya:
192.168.1.10
↓
Router
↓
Google Server
Router menentukan jalur terbaik menuju tujuan.
Jenis Router
Wired Router
Menggunakan kabel.
Wireless Router
Menggunakan Wi-Fi.
Core Router
Digunakan ISP dan backbone internet.
10. GATEWAY
Pengertian
Gateway adalah perangkat yang menghubungkan jaringan dengan sistem atau protokol berbeda.
Fungsi
Sebagai penerjemah antar jaringan.
Contoh:
Jaringan TCP/IP
↓
Gateway
↓
Jaringan Sistem Lain
Analogi
Gateway seperti penerjemah bahasa antar negara.
11. MODEM
Pengertian
Modem berasal dari:
Modulator + Demodulator
Fungsi
Mengubah:
Data Digital ↔ Sinyal Analog
Jenis Modem
DSL Modem
Menggunakan kabel telepon.
Cable Modem
Menggunakan TV kabel.
Fiber Modem (ONT)
Menggunakan fiber optic.
Modem Seluler
Menggunakan jaringan 4G/5G.
12. SERVER
Pengertian
Server adalah komputer yang menyediakan layanan kepada client.
Karakteristik Server
-
Spesifikasi tinggi
-
Beroperasi 24 jam
-
Menyimpan data terpusat
Jenis-Jenis Server
File Server
Menyimpan file.
Web Server
Menyimpan website.
Mail Server
Mengelola email.
Database Server
Mengelola database.
DNS Server
Menerjemahkan nama domain.
DHCP Server
Membagikan alamat IP.
13. FIREWALL
Pengertian
Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang mengontrol lalu lintas data masuk dan keluar.
Fungsi
-
Memblokir akses tidak sah.
-
Menyaring paket data.
-
Mencegah serangan jaringan.
Jenis Firewall
Hardware Firewall
Perangkat fisik.
Software Firewall
Aplikasi.
14. HUBUNGAN PERANGKAT JARINGAN DENGAN MODEL OSI
| Perangkat | Layer OSI |
|---|---|
| Repeater | Layer 1 |
| Hub | Layer 1 |
| NIC | Layer 2 |
| Bridge | Layer 2 |
| Switch | Layer 2 |
| Router | Layer 3 |
| Gateway | Layer 4–7 |
| Firewall | Layer 3–7 |
STUDI KASUS
Sebuah laboratorium memiliki:
-
30 komputer
-
1 server
-
1 printer jaringan
-
1 koneksi internet
Perangkat yang dibutuhkan:
-
NIC pada setiap komputer
-
Switch 48 port
-
Router
-
Access Point
-
Kabel UTP Cat6
-
Server
-
Firewall
Skema sederhana:
Internet
│
Router
│
Switch
├── Server
├── Printer
├── PC 1
├── PC 2
├── PC 3
└── Access Point
│
Laptop
Smartphone
RANGKUMAN
Perangkat jaringan merupakan komponen utama yang memungkinkan komunikasi data berlangsung. Setiap perangkat memiliki fungsi berbeda:
-
NIC → Penghubung perangkat ke jaringan.
-
Hub → Mengirim data ke semua perangkat.
-
Switch → Mengirim data ke tujuan yang tepat.
-
Bridge → Menghubungkan segmen jaringan.
-
Repeater → Memperkuat sinyal.
-
Access Point → Menyediakan Wi-Fi.
-
Router → Menghubungkan jaringan berbeda.
-
Gateway → Penerjemah antar protokol.
-
Modem → Menghubungkan ke ISP.
-
Server → Penyedia layanan.
-
Firewall → Pengaman jaringan.
Course Content
BAB 1: PENGANTAR JARINGAN KOMPUTER DAN JENIS-JENIS JARINGAN
-
BAB 1
00:00 -
SOAL ESSAY